Facebook, facebook indonesia, Whatsapp

Karyawan Facebook dan WhatsApp Tidak Harmonis, Mengapa?

0 21

Karyawan Facebook dan WhatsApp Tidak Harmonis, Mengapa? – Facebook dan WhatsApp telah dimiliki oleh pemilik yang sama tetapi kedua perusahaan raksasa sosial media tersebut memiliki perbedaan filosofi dan ideologi. Kedua raksasa tersebut lantas bersatu pada 2014, di mana Mark Zuckerberg sukses mengakuisisi WhatsApp.

Seiring berjalannya waktu, terjadi pergesekan internal dan perselisihan antara Facebook dan WhatsApp dimana Pendiri WhatsApp satu per satu mulai hengkang yang dimulai dari Brian Acton pada 2017, lantas disusul Jan Koum baru-baru ini.

Kabarnya mereka tidak memiliki visi yang sama dengan CEO dan COO Facebook, Mark Zuckerberg dan Sheryl Sandberg. Brian Acton dan Jan Koum tidak setuju dengan rencana Mark Zuckerberg dan Sheryl Sandberg  yang mau memadati WhatsApp dengan berbagai macam iklan untuk memanen keuntungan dari layanan chatting tersebut.

Perselisihan bukan cuma terjadi di jajaran petinggi, pada kalangan pegawai akar rumput pun telah membentuk kubu. Setidaknya begitu menurut laporan WallStreetJournal, sebagaimana dihimpun Indonesia-facebook, Kamis (7/6/2018).
Karyawan Facebook dan WhatsApp Tidak Harmonis, Mengapa?
Pegawai Facebook dan WhatsApp berkantor di satu gedung, yakni di Kantor Pusat Facebook, Menlo Park, California, Amerika Serikat. Kantor tersebut telah ditempati pada 2015 lalu atau setahun setelah bergabungnya WhatsApp.

Karyawan Facebook dan WhatsApp Tidak Harmonis, Mengapa?

Menurut beberapa sumber di kalangan dalam, para pegawai WhatsApp tidak suka dengan konsep yang ada di kantor Facebook dimana pada sekitaran kantor banyak dikelilingi restoran, dan pusat perbelanjaan yang terkesan ramai.
Selanjutnya, para pegawai Facebook juga tidak suka ketika pegawai WhatsApp membawa meja dari kantor lama mereka. Meja yang di bawa lebih besar dari ukuran standar kantor Facebook.
Pegawai WhatsApp juga bernegosiasi agar mendapat kamar mandi yang lebih bagus dengan pintu-pintu yang lebih lapang sehingga terkesan nyaman. Sensitivitas semacam ini berangkat dari hal-hal sepele, tetapi sedikit demi sedikit dapat mengorek ego dan emosi.
Karyawan Facebook dan WhatsApp Tidak Harmonis, Mengapa?

Karyawan Facebook dan WhatsApp Tidak Harmonis, Mengapa?

Tim WhatsApp terkesan menyindir pegawai Facebook dengan memasang poster bertuliskan “please keep noise to a minimum” (tolong jauhkan kebisingan) di lorong-lorong yang sering dilewati pegawai Facebook. Hal itu memicu amarah pegawai Facebook kemudian membalas dengan poster bertuliskan “welcome to WhatsApp – shut up!” (selamat datang di WhatsApp – diam!).

Hingga kini juru bicara Facebook dan WhatsApp belum mau memberikan komentar. Entah sampai kapan pergesekan internal antara WhatsApp dan Facebook akan terus berlangsung. Apakah harmonisasi akan dicapai? Kita lihat saja.
Dapatkan ulasan tentang berita teknologi penemuan baru tercanggih bisa kamu simak juga di video yang ada di halaman Facebook Indonesia.

Related Posts

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *