Featured, Instagram

Mark Zuckerberg Berencana Memisahkan Direct Message Dengan Aplikasi Instagram

0 15

Indonesia-facebook.net – Instagram berencana untuk menghilangkan fitur Direct Message dengan menghadirkan sebuah aplikasi berbagi pesan terpisah tetapi masih mengunakan nama yang sama.

Meskipun masih dalam tahap perencanaan, namun Facebook selaku pemilik Instagram sudah memperkenalkan aplikasi yang diberi nama Direct ini di beberapa negara dan diperkirakan dapat menjadi platform untuk berbagi pesan terpopuler ketiga setelah Messenger dan WhatsApp.

Pihak Instagram beranggapan bahwa Direct Message yang tertanam di dalam aplikasi utama mereka tidak akan benar-benar memberikan sebuah pengalaman terbaik bagi para pengunanya.

“Kami ingin Instagram menjadi tempat utama bagi setiap pengunanya tanpa melewati momen apapun, dan dapat digunakan untuk berbagi hal-hal pribadi bersama teman dekat yang akan menjadi salah satu yang paling penting,” ujar Hemal Shah, Product Manager Instagram, seperti dilansir media Indonesia.

Meskipun secara teknis aplikasi ini masih dalam tahap uji coba, namun Direct sudah menghadirkan beberapa pembaruan yang tidak tampak pada aplikasi utama Instagram.

Instagram Direct, Layanan Messaging Anyar dari Facebook

Saat dibuka, Direct akan langsung di akseskan ke kamera ponsel, mirip dengan aplikasi Snapchat, sehingga memudahkan user untuk langsung berbagi kepada teman-temannya saat menemukan hal-hal yang menarik.

Namun, user juga dapat mengunakannya untuk sekadar mengirim pesan dengan mengusap layar smartphone ke arah bawah. Satu hal yang membuatnya mirip dengan aplikasi Instagram adalah Direct memiliki tiga layar utama yang dapat diakses cukup dengan menggeser layar ke kanan maupun ke kiri.

Jika digeser ke kiri, maka akan muncul tampilan profil pengguna, sedangkan di sebelah kanan dari layar utama merupakan daftar pesan masuk.


Beberapa hal menarik yang akan dihadirkan oleh Direct adalah pengguna dapat mengakses Instagram lewat aplikasi tersebut tanpa harus keluar menuju tampilan utama ponsel, begitupun sebaliknya. Selain itu, Direct juga menghadirkan empat filter eksklusif yang tidak tersedia di Instagram

Satu hal yang mungkin menjadi sisi negatif dari kemunculan Direct adalah user harus mengunduh aplikasi tambahan untuk merasakan pengalaman dari Instagram seutuhnya.

Mark Zuckerberg pun berkata demikian pada 2014 lalu ketika jejaring sosial terbesar dunia itu memutuskan untuk menjadikan Messenger sebagai aplikasi mandiri.

“Bagi para user, mengunduh aplikasi tambahan mungkin memang menyakitkan. Namun, ini hanya bersifat jangka pendek,” ujarnya.

“Kami selalu fokus dan berusaha untuk memberikan pengalaman terbaik untuk seluruh pengguna, mengingat pada perangkat mobile, tiap aplikasi hanya dapat fokus untuk melakukan satu hal dengan baik,” katanya menambahkan.

Ucapannya pun terbukti saat Facebook resmi memisahkan Messnger dari aplikasi utamanya. Banyak user yang awalnya memberi tanggapan buruk atas keputusan tersebut. Namun, aplikasi itu kini sudah memiliki 1,3 miliar pengguna yang aktif tiap bulan, meningkat dari 500 juta saat tahun peluncurannya.

Direct sendiri sudah dapat diunduh baik untuk perangkat berbasis Android maupun iOS. Meskipun begitu,masyarakat Indonesia masih harus bersabar karena aplikasi ini baru tersedia di enam negara, yaitu Chili, Israel, Italia, Portugal, Turki, dan Uruguay.

Related Posts

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *