Facebook, Featured, Lainnya

Video Seksual Diperbolehkan di Facebook, ini Peraturannya!

0 581

IndonesiaFacebook – Saat ini, hampir setiap lapisan masyarakat dipastikan memiliki minimal satu akun Facebook. Namun, apakah kamu tahu ada peraturan internal Facebook mengenai soal kekerasan dan hal lainnya berbau seks bahkan soal teroris.

Dikutip dari The Guardian, situs ini berhasil membongkar peraturan dan pedoman yang dibuat oleh Facebook, dimana peraturan ini sebenarnya adalah peratuan internal yang tidak dipublikasikan pada pengguna. Lantas, seperti apa peraturannya?


Video Seksual Diperbolehkan di Facebook, Ini Peraturannya!

Saat membuka Facebook, tentunya sering kali kamu melihat banyak foto atau video kekerasan yang beredar kemana-mana. Dalam dokumen yang ada di Facebook, ternyata media sosial itu menerima 6,5 juta laporan per minggu dari seluruh dunia mengenai potensi dari akun palsu yang beredar.

Biasanya, akun palsu ini yang akan menyebarkan video kekerasan, yang akhirnya membuat para pengguna itu membenci satu sosok akibat ulah jahilnya. Jika dipikir secara logika, jika ada sebuag video kekerasan, pasti banyak yang akan membuat laporan terkait posting-an tersebut bukan? Kenapa masih tersebar di Facebook?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka peraturan dari Facebook ini akan menjawab kamu.

Jenis Konten Isi Peraturan
Video Kematian Dengan Kekerasan Memang dianggap mengganggu, tapi video semacam ini tidak dapat dihapus karena ini akan membantu para pengguna untuk lebih waspada dalam isu ancaman yang beredar
Konten Kekerasan Terhadap Anak Kecil Konten seperti ini tidak dapat dihapus dengan alasan agar pengguna lebih waspada terhadap tingkat kekerasan yang terjadi kepada anak kecil, kecuali ada unsur sadis di dalamnya
Konten Kekerasan Terhadap Binatang Konten seperti ini boleh untuk dibagikan kepada para pengguna dan tidak akan dihapus. Apabila ada unsur ekstrem terhadap konten, itu akan ditandai sebagai “Disturbing”
Video Aborsi Video tentang segala macam bentuk aborsi, itu diperbolehkan asala tidak ada unsur ‘telanjang’ di dalamnya
Konten Seksual Segala macam bentuk konten yang menunjukkan sisi telanjang dan seksual itu diperbolehkan, tetapi menunjukkan tindakan seksual itu yaang tidak boleh
Tindakan yang Melecehkan Petinggi Negara Hal seperti ini akan dihapus karena petinggi negara seperti presiden akan masuk dalam kategori yang dilindungi
Livestream Untuk Menyakiti Diri Sendiri Facebook akan membiarkan pengguna untuk melakukan livestreaming saat ingin melakukan tindakan yang menyakiti dirinya sendiri. Karena, pihak Facebook tidak ingin melakukan sensor atau hukuman untuk orang yang sedang tertekan
Tokoh Masyarakat Siapa pun yang memiliki lebih dari 100.000 followers, maka Facebook akan menganggap dia adalah tokoh masyarakat dan akan mendapatkan perlindungan penuh dari Facebook

Dengan begitu, jelas sudah kenapa banyak beredar konten yang menuai kekerasan tapi tidak dihilangkan oleh Facebook. Jadi, hal seperti ini yang wajib sekali kamu ketahui sehingga tidak jadi fitnah dan emosi yang meledak akibat melihat konten tersebut.

Bahkan, ketika kamu melihat video kekerasan terhadap anak kecil yang non-seksual, itu tetap dibiarkan oleh pihak Facebook. Facebook mengonfirmasi bahwa beberapa video seperti ini tetap dibiarkan dengan tujuan untuk menolong anak kecil, sehingga para pengguna wajib waspada.

Lantas, bagaimana masalah konten porno? Apakah konten porno baik berupa video atau foto juga dibiarkan sama seperti tindakan kekerasan?

Apa yang Dilakukan Facebook Soal Konten Porno?

Dalam beberapa alasan, konten porno tidak berbeda jauh seperti konten kekerasan yang berada di Facebook. Seperti yang kamu lihat pada peraturan pada Facebook di atas, ada beberapa elemen yang dipertimbangkan Facebook sampai akhirnya mereka akan menghapus konten tersebut.


Selagi tidak masuk ke dalam level yang tinggi, dimana konten tersebut dibagikan di publik dengan tujuan untuk mempermalukan objek, maka kemungkinan itu akan dipertimbangkan untuk dihapus.

Namun, apabila konten baik foto dan video dibagikan dalam bentuk private seperti melalui message, maka itu diizinkan. Selain itu, jika memang itu masih dalam kategori tidak porno meski unsur telanjang cukup besar di situ, maka Facebook tidak menganggapnya sebagai suatu hal yang salah.

 

Related Posts

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *